Abstrak
Virus dengue merupakan arbovirus penting yang menyebabkan infeksi pada manusia. Di dunia terdapat 100 juta kasus demam berdarah dengue (DBD) setiap tahunnya dan 2,5 milyar orang berada dalam risiko tinggi terinfeksi dengue (Gill, 2004). Hal penting yang harus diperhatikan dalam DBD adalah disfungsi endotel dan trombositopenia (Miyata et al., 2001). Disfungsi endotel pada DBD terjadi melalui mekanisme inflamasi atau apoptosis. Salah satu alternatif untuk mencegah disfungsi endotel akibat inflamasi pada DBD agar tidak berlanjut menjadi SSD adalah dengan pemanfaatan Monascus purpureus rice (angkak merah) (Nasronudin, 2008). Studi ini bertujuan untuk menggali potensi Monascus purpureus rice strain TNP-13 dalam mencegah inflamasi endotel pada DBD.
Metode yang digunakan dalam penulisan karya tulis ini adalah metode sintesis dengan menggunakan tinjauan pustaka untuk data dan informasi.
Sinyal apoptosis pada disfungsi endotel terjadi karena pacuan protein proapoptosis (Bax dan p53) yang diakibatkan oleh respon imun anti-DV NS1 terhadap antigen virus dengue. Sedangkan sinyal inflamasi diaktifkan pacuan factor transkripsi NF-kB terhadap sitokin proinflamasi dan molekul adesi. Monascus purpureus rice srain TNP-13 tidak bersifat toksik bagi hati dan ginjal. Angkak merah ini mengandung isoflavon yang berperan sebagai agen antiinflamasi, serta saponin dan lovastatin sebagai agen proapoptosis.
Konsumsi Monascus purpureus rice strain TNP-13 pada pasien dengan infeksi virus dengue dapat mencegah inflamasi endotel dengan indikasi penurunan sitokin proinflamasi 8-16%.
Download abstrak dan full paper: potensi-monascus-purpureus-rice
Note: Karya tulis ini disertakan dalam Temilnas Kedokteran 2008 dan Kalbe Science Awards 2008. Mohon tidak mengutip tanpa izin.
DIarsipkan di bawah: Papers
Saya tertarik dengan penelitian tentang potensi Monascus purpureus rice ini. Saat ini saya sedang akan melakukan penelitian tentang potensi air seduhan angkak terhadap peningkatan kadar trombosit, tapi saya kesulitan mencari bahan/kepustakaan untuk penelitian ini. Bisakah Anda menjelaskan lebih detail tentang peranan angkak dalam artikel ini atau tolong beri saya referensi?
Terima kasih.
Bolehkah saya juga menggunakan artikel anda untuk bahan proposal penelitian saya? Mohon saya dikirimkan fullpaper dari tulisan ini. terima kasih.
tahu beda apoptosis dengan nekrosis? *smile*
Saya sedang meneliti pengaruh angkak terhadap kadar trombosit pasien DHF, jadi triall control, antara kelompok yg diberi dan tidak, bagaimana kadar trombositnya…Setting penelitian RCT, di RSUD Ulin Banjarmasin, Kalimantan Selatan…Karena penggunaan angkak disini cukup besar…
saya sangat tertarik dengan penelitian Anda di tengah ramainya pro dan kontra mengenai angkak untuk DHFini..bisakah saya dikirimkan fullpaper sebagai bahan referensi saya untuk mengerjakan tugas saya…
hai mbak yuyun,..apa kabarnya nih? oh iya, ini karya tulis yang menangwaktu temilnas di medan kan? masih ingat ngga mbak dengan liza dari fk unsyiah
Mbak yuyun, dimana kami bisa dibantu mendapatkan kapang monascus purpureus tersebut dalam bntuk serbuk. Mohon bantuannya dan atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
salam kenal ya dari anita….
boleh saya minta full paper about efektifitas angkak thd trombosit……i need this much…thanks.smoga sukses selalu y
Salam kenal mbak yuyun..
saat ini saya sedang mengadakan penelitian mengenai angkak dgn dengue, jika diperkenankan mohon bantuannya full papernya..terimakasih banyak..
Sekali lg mohon bantuannya..BTK..
Sampai saat ini demam berdarah dengue (DBD) masih merupakan masalah kesehatan di dunia, terutama di negara tropis, termasuk Indonesia. Angka kematian yang disebabkan DBD masih cukup tinggi di Indonesia. Penyakit ini menyerang semua golongan umur. Demam berdarah dengue (DBD) hingga kini masih merupakan masalah utama bagi pemerintah maupun masyarakat di Indonesia. Masalah yang masih perlu perhatian adalah angka kesakitan dan kematian yang tetap tinggi. Demam berdarah dengue disebabkan oleh virus dengue termasuk group B Arthropod borne virus (arbovirus) dan sekarang dikenal sebagai genus flavivirus, famili Flaviridae, yang mempunyai 4 jenis serotipe yaitu den-1, den-2, den-3, dan den-4 (CDC, 2002; Gill, 2004).
Faktor-faktor yang mempengaruhi tingginya angka kejadian dan kematian akibat DBD cukup kompleks. Pertama, faktor virus dengue yang akhir-akhir ini potensial mengalami mutasi genetik ke arah lebih virulen yang menyebabkan tingkat keseriusan penderita DBD dewasa semakin berat. Kedua, vektor nyamuk Aedes Aegypti potensial mengalami perubahan gaya hidup yang cenderung menjadi lebih ramah lingkungan. Selain itu penatalaksanaan yang masih belum optimal juga turut mmepengaruhinya.
Saat ini penatalaksanaan DBD adalah pemberian cairan yang cukup dan meningkatkan angka trombosit yang sering rendah sehingga mengakibatkan komplikasi perdarahan serta syok. Beberapa perdarahan dapat mengakibatkan kematian seperti perdarahan otak, saluran cerna dan organ lain. Terapi meningkatkan angka trombosit saat ini masih terbatas dengan transfusi konsentrat trombosit (TC/trombocyte concentrate). Transfusi trombosit sebaiknya dihindari kecuali pada kondisi mengancam jiwa karena perdarahan. Pengaruh transfusi juga perlu dipertimbangkan seperti penularan beberapa penyakit yang berbahaya dapat melalui transfusi seperti HIV, Hepatitis Virus B dan C. Angkak atau Monascus purpureus rice diduga berpengaruh baik terhadap jumlah trombosit pada kasus DBD melalui efeknya sebagai penghambat HMG CoA reduktase dan mengandung komponen-komponen mikronutrien yang sangat diperlukan dalam kondisi sakit DBD.
Angkak atau Monascus purpureus rice atau Red Yeast Rice yang disingkat RYR adalah hasil fermentasi beras merah dimana red yeast ditumbuhkan. Angkak telah dipakai pada maskan Cina untuk memperlancar peredaran darah selam berabad-abad. Di negara Asia sering dipakai untuk bahan membuat arak merah, bahan pewarna dan pengawet rasa serta warna ikan dan daging.
assalamu’alaikum mbak yuyun….saya saat ini sedang menyusun tugas akhir, kebetulan tugas akhir ini tentang penentuan laju peningkatan trombosit dengan kapsul angkak, bolehkah saya pakai tulisan mbak sebagai salah satu daftar pustaka?dan jika tidak keberatan saya mohon kesediaan mbak untuk mengirimkan full artikelnya.terimakasih sebelumnya
assalamu’alaikum mbak Yuyun…
Kebetulan saya sekarang juga sedang melakukan penelitian tentang angkak ini. Bolehkah saya tulisan mbak sebagai daftar pustaka? Apabila mbak tidak keberatan saya memohon kesediaan mbak untuk mengirimkan full artikelnya.
Terima kasih sebelumnya
Wassalam
Mbak aku mau paper lengkapnya dong tentang angkak ini
….tolong email ke janinakoe@yahoo.co.id yah…TQ Nina
assalamu’alaikum mba
Mba aku mahasiswa ui yang sedang mengerjakan proyek tentang khasiat angkak yang dapat digunakan untuk meningkatkan jml trombosit dan aku sangat butuh artikel mba sebagai bhn daftar pustaka.saya memohon kesediaan mbak untuk mengirimkan full artikelnya.
Mbak aku mau paper lengkapnya dong tentang angkak ini
….tolong email ke ti2ek_sweetyblue@yahoo.com ya, kalau bs sih dalam 2 atw 3 hari ini , krn saya sgt butuh sekali.thanx bgt ya mba